Popular Post

TEKNOLOGI CGI COMPUTER GENERATED IMAGERY

By : abdul aziz
TEKNOLOGI CGI



Computer Generated Imagery atau sering dikenal dengan istilah CGI merupakan sebuah teknologi penerapan pada bidang komputer grafis yang lebih mengedepankan grafis 3D atau lebih tinggi yang dimanfaatkan dalam membuat sebuah film, atau jenis media video lainnya seperti simulator. Permainan video umumnya menggunakan grafik komputer waktu-nyata (jarang disebut sebagai CGI), namun juga sering menggunakan "adegan tengah" (cutscene) yang telah dirender dan film-film pembuka yang mirip dengan penggunaan CGI. Ini dinamakan Full Motion Video (FMV).



CGI digunakan untuk efek visual komputer karena efek yang dihasilkan lebih dari dikontrol lainnya lebih berdasarkan proses fisik, seperti membangun miniatur untuk efek gambar atau menyewa tambahan untuk adegan keramaian, dan karena itu memungkinkan penciptaan gambar yang tidak layak menggunakan teknologi lain. Hal ini dapat juga mengizinkan satu seniman untuk menghasilkan konten tanpa penggunaan aktor, mahal menetapkan buah, atau props.



Dengan berkembangnya teknologi komputer dan software, pada tahun-tahun berikutnya teknologi CGI 3D digunakan dengan lebih fantastis. Film-film box office yang tercatat menggunakan teknologi CGI ini adalah Terminator, Harry Potter, The Lord of the Rings, Spiderman, King Kong, The Dark Night, Iron Man, Transformers, dan The Curious Case of Benjamin Button.

SEJARAH CGI

Kalau kita tengok ke belakang, ”Toy Story” (1995), film debutan Pixar yang dibiayai dan dipasarkan The Walt Disney Company itu sukses besar sebagai film pertama yang secara penuh menggunakan teknologi komputer. Sejak saat itu studio animasi digital lain seperti Blue Sky Studios (Fox), DNA Productions (Paramount Pictures and Warner Bros.), Onation Studios (Paramount Pictures), Sony Pictures Animation (Columbia Pictures), DreamWorks, dan yang lainnya tak mau ketinggalan untuk memproduksi film sejenis.

Tentu tak sedikit dari kita yang mempertanyakan dengan teknologi apa dan bagaimana film-film kreatif ini dibuat. Ternyata, kunci pembuatan film-film ini adalah sebuah aplikasi komputer grafis yang disebut computer generated imagery (CGI). Dengan perangkat lunak ini bisa diciptakan gambar 3D lengkap dengan berbagai efek yang dikehendaki. Beberapa software CGI populer antara lain Art of Illusion (bisa di-download di sourceforce.net), Maya, Blender, dan lain-lain.

CGI 2D dipakai pertama kali pada film ”Westworld” (1973) karya novelis scifi Michael Crichton dan sekuelnya ”Futureworld” (1976) menggunakan CGI 3D untuk membuat tangan dan wajah yang dikerjakan oleh Edwin Catmull, ahli komputer grafik dari New York Institute of Technology (NYIT). Tapi, tidak semua film berhasil memberikan sentuhan animasi yang bagus. Film ”Tron” (1982) dan ”The Last Starfighter” (1984) termasuk yang gagal karena efek yang mereka berikan kelihatan sekali buatan komputer.

Revolusi ”Jurassik Park”

Teknologi CGI biasa dipakai dalam pembuatan film, program televisi, dan beberapa iklan komersial, termasuk media cetak. Aplikasi ini memberikan kualitas grafis yang sangat tinggi dengan efek yang lebih terkontrol daripada metode konvensional seperti membuat miniatur untuk pembuatan adegan kecelakaan yang dramatis atau menambah aktor figuran untuk menggambarkan suasana keramaian penuh sesak.

Di tahun 1991 film ”Terminator 2: Judgement Day” yang dibintangi Gubernur California sekarang Arnold Schwarzeneger membuat decak kagum penonton dengan efek morphing (perubahan dari satu wajah/bentuk ke wajah/bentuk yang lain secara halus) dan liquid metal si penjahat pada beberapa aksinya. Dua tahun kemudian film legendaris tentang dinosaurus, ”Jurassic Park” juga memberikan efek visual yang mengagumkan pada makhluk purba itu sehingga tampak betul-betul hidup. ”Jurassic Park” membawa revolusi pada industri perfilman dan Hollywood bertransisi dari animasi konvensional menjadi teknik digital.

Tahun berikutnya, ”Forrest Gump”, film drama dengan aktor tersohor Tom Hanks, juga memanfaatkan teknologi CGI untuk efek menghilangkan salah satu kaki Letnan Dan (dimainkan Gary Sinise) agar tampak pincang betulan. Efek lainnya adalah pergerakan bola ping-pong yang sangat cepat ketika dimainkan oleh Tom Hanks. Bahkan, adegan dengan efek bulu melayang di udara merupakan garapan sebuah studio animasi di Bandung.

”Digital grading”

CGI pun semakin mendarah daging dalam industri perfilman modern selanjutnya. Mulai tahun 2000-an, CGI memegang peran dominan untuk pemberian efek visual pada sebuah film.

Teknologinya pun berkembang sehingga memungkinkan dalam sebuah adegan berbahaya, sang aktor digantikan oleh aktor ciptaan komputer dengan perbedaan yang tidak kentara. Figuran yang diciptakan dengan komputer seperti pada triloginya Peter Jackson, ”Lord of The Ring”, pun banyak dipakai untuk menciptakan adegan keramaian penuh sesak, tentu dengan bantuan perangkat lunak simulasi.

Salah satu efek CGI dalam film yang kurang dikenal, namun penting, adalah digital grading. Dengan efek ini warna asli hasil shooting direvisi menggunakan perangkat lunak untuk memberikan kesan sesuai dengan skenario. Contohnya wajah Sean Bean (pemeran Boromir) dalam ”The Lord of the Rings: the Two Tower” ketika mati dibuat lebih pucat. Jadi, tidak dengan trik kosmetik, tetapi dengan polesan komputer.

Lantas, bagaimana dengan mimik wajah yang bisa mengekspresikan perasaan haru, sedih, ataupun gembira pada tokoh ciptaan komputer? Dalam pembuatannya, animasi komputer mengkombinasikan vektor grafik dengan pergerakan yang sudah terprogram. Bagian-bagian utama seperti pada wajah, tangan, kaki, dll terdiri dari sejumlah variabel animasi yang akan dikendalikan dengan pemberian nilai tertentu untuk menampilkan ekspresi atau mimik wajah yang dikehendaki.

Tokoh Woody dalam ”Toy Story” terdiri dari 700 variabel animasi dengan 100 variabelnya sendiri untuk wajahnya saja. Jadi, tidak heran berbagai ekspresi wajah seperti tertawa, terkejut, dan sedih bisa dibuat dengan mempermainkan 100 variabel tadi.

Cukup mahal

Sekumpulan variabel dengan nilai yang berubah pada setiap frame yang ditampilkan berurutan menjadi kontrol pergerakan figur tersebut. Hebatnya, animator ”Toy Story” mengendalikan variabel-variabel animasinya secara manual. Bisa jadi, bagi seorang animator yang berbakat, terampil dan berpengalaman malah menghasilkan efek yang lebih bagus dibanding acting orang asli.

Kalau dilihat dari ukurannya, satu frame CGI untuk film biasanya dibuat berukuran 1,4–6 megapiksel. Contohnya, ”Toy Story” berukuran 1536 x 922 (1,42 megapiksel). Bayangkan saja, ternyata waktu yang dibutuhkan untuk rendering tiap frame sekira 2-3 jam, bahkan bisa 10 kali lebih lama untuk menciptakan adegan yang sangat kompleks. Meskipun kecepatan CPU makin tinggi, tidak banyak mengubah waktu yang dibutuhkan karena mereka akan membuat adegan yang lebih kompleks lagi untuk hasil yang lebih bagus lagi. Kendati demikian, dengan peningkatan eksponensial kecepatan CPU, teknologi CGI juga makin potensial ke depan.

Sebagai gambaran, untuk pembuatan film ”Madagascar”, para teknisi menggunakan 2.500 komputer Linux Cluster yang dipasang di dua studio Dream Works dan lab penelitian komputer Hewlett Packard di Palo Alto, California. Komputer sebanyak itu digunakan untuk ”tugas besar” siang malam rendering frame demi frame film berukuran gigabit. Untuk membuat film ”Madagascar” sampai jadi, dibutuhkan waktu lebih dari 11 juta jam.

Menurut Andy Hendrickson, kepala produksi DreamWorks, separuh dari anggaran biaya produksi yang kabarnya mencapai 90 juta dolar AS dipergunakan untuk animasi komputer. Dalam produksinya itu DreamWorks sekaligus menciptakan beberapa teknik yang bisa digunakan lagi untuk film-film animasi selanjutnya.


APLIKASI CGI

Autodesk
Autodesk Maya serta Autodesk 3Dds Max merupakan aplikasi paling top menurut penulis. Autodesk Maya memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dalam pembuatan animasi, termasuk pemodelan, simulasi, rendering, juga composting. Penggunaan aplikasi ini juga termasuk mudah dan sangat user friendly, sehingga sangat cocok digunakan oleh pemula.
Meskipun banyak digunakan oleh pemula, Autodesk Maya juga digunakan oleh industri pembuat film animasi besar di Hollywood. Anda pasti tau film Lord of the Ring, atau Finding Nemo. Dua film populer tersebut merupakan contoh karya yang dihasilkan menggunakan Autodesk Maya.

Blender
Blender merupakan aplikasi prmbuat animasi 3D yang bersifat opensource sehingga anda bisa mendapatkannya dengan harga sangat murah, bahkan gratis. Tidak seperti Autodesk yang hanya bisa digunakan pada PC/ Laptop dengan OS Windows, Blender bisa digunakan pada berbagai OS, baik Windows, Linux ataupun Max.
Meskipun gratis, fasilitas yang diberikan Blender sangat lengkap. Blender dapat digunakan untuk pembuatan animasi, pemodelan, Rendering, pemberian visual effect – composting, dan lainnya. Ukuran Blender juga cukup ringan, jadi cocok digunakan pada PC atau Laptop dengan spesifikasi  tidak terlalu tinggi.
Perkembangan Blender juga sangat cepat, update blender dirilis hampir setiap 3 bulan sekali. Pengembang Blender tanggap akan kebutuhan pekembangan industri animasi 3D, serta respon pengguna. Sayangnya Blender cukup sulit digunakan, terutama bagi pemula. Namun pengguna Blender cukup banyak terseber di seluruh dunia, banyak forum-forum penggunanya yang bisa membantu anda untuk mempelajari aplikasi ini dengan mudah.

Cinema 4D
Cinema 4D merupakan aplikasi animasi 3D dari Maxon. Cinema 4D mudah digunakan, bahkan lebih mudah daripada Autodesk; sehimgga cocok digunakan untuk pemula. Meskipun begitu, aplikasi ini tetap mumpuni untuk digunakan secara professional. Fiturny lengkap, dapat digunaakan untuk modeling, rendering, animasi, texturing, juga pencahayaan. Ukuran installernya juga  cukup ringan sehingga tidak memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi.

Cinema 3D terkenal dengan proses renderingnya yang cepat, dan hasil rendernya yang mendekati realistis. Contoh animasi 3D yang menggunakan Cinema 4D dapat anda lihat pada film animasi  Tron Legacy, Ghost Rider, Fantastic Four, dan banyak lainnya. Namun harga lisensi dari software ini cukup mahal.

Nuke
Nuke merupakan aplikasi compositor yang dibuat yang dibuat oleh The Foundry. Aplikasi ini tidak memberikan fasilitas modeling atau animasi. Nuke mengkhususkan diri pada proses akhir, penyatuan dan pemberian efek semua gambar yang telah dirender, atau biasa disebut dengan bagian composting.

FILM YANG MENGGUNAKAN CGI

The Jungle Book



Film garapan Jon Favreau menceritakan Mowgli seorang bocah yatim piatu yang tinggal di hutan belantara. Ia dibesarkan oleh seekor macan kumbang bernama Bagheera dan Rakcha sang ibu srigala. Mowgli dihadapkan pada dilema, apakah ia harus tinggal di hutan dan hidup bersama satwa liar lainnya atau kembali tinggal bersama manusia.
Dengan CGI, The Jungle Book dapat menyajikan hewan-hewan yang sangat realistis. Padahal seperti bisa dilihat di foto di atas, aktor pemeran Mowgli hanya berhadapan dengan aktor manusia. Bahkan latar hutannya pun hanya visual efek spesial dari studio.
Film The Jungle Book (2016) merupakan film pertama Disney yang mengadaptasi cerita klasik karya Ruyard Kipling namun dibuat dalam bentuk live action.

Guardian of the Galaxy

 

 Berlatar cerita di luar angkasa, sudah barang tentu penonton berharap akan dimanjakan oleh pemadangan antariksa. Dan Guardian of the Galaxy sukses membayar harapan penonton. Dari dua film yang sudah dirilis, penonton benar-benar dibuat takjub lewat efek visual yang ditampilkan. Maka berterimakasihlah kepada efek CGI yang digunakan sepanjang film. Lewat teknologi ini, akting Chris Pratt dan kawan-kawan semakin memukau.

King and Queen

By : abdul aziz
With hijab youre a queen. With hijab youre her king.

Hijab secara secara umum yaitu tirai pembatas.

Hijabnya wanita adalah menutup aurat dengan menjaga seluruh nilai-nilai agama. Sehingga ia layak di gelari kehormatan seorang ratu.

Maka sepantasnya hijab seorang lelaki adalah menundukkan pandangan dengan sungguh-sungguh. Menjaga pagar hijabnya dari hal yang di haramkan, apalagi jika ia sudah memiliki mahram yang sah dan halal. Sehingga ia layak menjadi raja yang terhormat.

Karena mata memiliki hasrat dan kecenderungan besar yang memaksa diri untuk memenuhinya, seolah-olah ada kekuatan gravitasi yang menarik mata untuk menatap hal-hal yang kita tidak boleh melihatnya dan yang di haramkan.

Begitulah penghormatan tertinggi saya berikan kepada wanita dan lelaki yang berhijab. Karenannya salah satu bentuk ketaatan yang indah adalah, ketika laki laki mampu menundukkan pandangan dan ketika perempuan bisa terjaga dari pandangan.

Adobe Photoshop

By : abdul aziz
Adobe Photoshop
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 , versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5 , dan versi terbaru adalah Adobe Photoshop CC.
Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver.

Pengembangan

Pada tahun 1987, Thomas Knoll, mahasiswa PhD di Universitas Michigan, mulai menulis sebuah program pada Macintosh Plus-nya untuk menampilkan gambar grayscale pada layar monokrom. Program ini, yang disebut Display, menarik perhatian saudaranya John Knoll, seorang karyawan di Industrial Light & Magic, yang merekomendasikan Thomas agar mengubah programnya menjadi program penyunting gambar penuh. Thomas mengambil enam bulan istirahat dari studi pada tahun 1988 untuk berkolaborasi dengan saudaranya pada program itu, yang telah diubah namanya menjadi ImagePro.[1] Setelah tahun itu, Thomas mengubah nama programnya menjadi Photoshop dan bekerja dalam jangka pendek dengan produsen scanner Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan slide scanner; "total sekitar 200 salinan Photoshop telah dikirimkan" dengan cara ini.[2]
Selama waktu itu, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc. dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan Adobe memutuskan untuk membeli lisensi untuk mendistribusikan pada bulan September 1988.[1] Sementara John bekerja pada plug-in di California, Thomas tetap di Ann Arbor untuk menulis kode program. Photoshop 1.0 dirilis pada 1990 khusus untuk Macintosh.

Format File

Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:
  • .PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
  • .PSB' adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
  • .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe.

Fitur

Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna:

Sejarah perilisan



Versi
Platform
Nama kode
Tanggal rilis
Perubahan
0.63
Macintosh

Oktober 1988

1.0
Macintosh

Februari 1990

2.0
Macintosh
Fast Eddy
Juni 1991
  • Path
2.0.1
Macintosh

Januari 1992

2.5
Macintosh
Merlin
November 1992

Windows
IRIX, Solaris

November 1993
2.5.1
Macintosh

1993

3.0
Macintosh
Tiger Mountain
September 1994
  • Tabbed Palettes
  • Layers
Windows, IRIX, Solaris [5]

November 1994
4.0
Macintosh, Windows
Big Electric Cat
November 1996
  • Adjustment Layers
  • Actions (macro)
4.0.1
Macintosh, Windows

Agustus 1997

5.0
Macintosh, Windows
Strange Cargo
Mei 1998
  • Editable type (Sebelumnya, ketikan akan dirasterisasi ketika dimasukan ke dalam gambar)
  • Multiple Undo (History Palette)
  • Color Management
  • Magnetic Lasso
5.0.1
Macintosh, Windows

1999

5.5
Macintosh, Windows

Februari 1999
  • Satu paket dengan ImageReady
  • Extract
6.0
Macintosh, Windows
September 2000
  • Bentuk vektor
  • Perubahan layar tampilan
  • Filter "Liquify"
6.0.1
Macintosh, Windows

Maret 2001
  • Penambahan memory usage
  • Pengembangan Paintbrush picker
  • Memperbaiki bug Clipping path save/export
7.0
Mac OS 'Classic'/Mac OS X, Windows
Liquid Sky
Maret 2002
  • Mengubah format teks menjadi vektor
  • Healing Brush
  • Painting engine baru
  • Menghilangkan dukungan alpha channel untuk format file TGA dan menggantinya dengan "embedded alphas", sebuah metode eksperimental yang secara otomatis memunculkan data transparansi.
7.0.1
Mac OS 'Classic'/Mac OS X, Windows

Agustus 2002
  • Camera RAW 1.x (plugin opsional)
  • Mengembalikan dukungan alpha channel untuk format file TGA, dan menghilangkan fitur "embedded alphas".
CS (8.0)
Mac OS X, Windows
October 2003
  • Camera RAW 2.x
  • Modifikasi "Slice Tool"
  • Perintah Shadow/Highlight
  • Perintah Match Color
  • Filter "Lens Blur"
  • Smart Guides
  • Real-Time Histogram
  • Deteksi dan penolakan untuk mencetak gambar hasil-scan banknote[6]
  • Perlindungan kopi Macrovision menggunakan teknolohi Safecast DRM
CS2 (9.0)
Mac OS X, Windows
Space Monkey
April 2005
  • Camera RAW 3.x
  • Smart Objects
  • Image Warp
  • Spot healing brush
  • Red-Eye tool
  • Lens Correction filter
  • Smart Sharpen
  • Smart Guides'
  • Vanishing Point
  • Peningkatan manajemen memori pada mesin PowerPC G5 Macintosh 64-bita yang menjalankan Mac OS X 10.4
  • Mendukung High dynamic range imaging (HDRI)
  • Mendukung scripting JavaScript dan bahasa lainnya
  • Tambahan fitur "smudging", seperti misalnya "Scattering"
  • Memperbaiki seleksi layar, seperti kemampuan untuk memilih lebih dari satu layer.
CS3 (10.0)
Universal Mac OS X, Windows
Musim semi 2007 [7]
Versi betanya dirilis tanggal 15 Desember 2006 untuk pemilik Photoshop CS2, Creative Suite, dan perangkat lunak Adobe lainnya.[8][9][10]
  • Tambahan dukungan untuk platform Macintosh berbasis-intel
  • Perubahan layar tampulan
  • Tambahan fitur untuk Adobe Camera RAW
  • Quick Selection tool
  • Perubahan Curves, Vanishing Point, Channel Mixer, Brightness dan Contrast, dan dialog saat mencetak
  • Pengaturan konversi Black-and-white
  • Auto Align dan Auto Blend
  • Smart Filters
  • optimisasi Mobile device graphic
  • Pengembangan cloning dan healing
CS4, CS4 Extended (11.0)
Universal Mac OS X, Windows
  • Smoother panning and zooming and fluid canvas rotation
  • OpenGL display acceleration in Photoshop
  • Native support for 64-bit on Windows Vista x64
  • Adjustments panel
  • Auto-blending of images
  • Masks panel
  • Improved Adobe Photoshop Lightroom workflow
  • Content-aware scaling
  • Better raw image processing
  • Extended depth of field
  • Dramatically enhanced color correction
  • Auto-alignment of layers
  • New file display options (tabbed document display and n-up views)
  • New file management and workspaces with Adobe Bridge CS4
CS5
Universal Mac OS X, Windows
White Rabbit
  • Complex selections made easy
  • Content-Aware Fill
  • HDR Pro dan HDR Toning
  • Puppet Warp
  • Mixer Brush dan Bristle Tips
CS6 (13.0)
Universal Mac OS X, Windows
Superstition
7 Mei 2012
  • Perspective Crop Tool
  • Tambahan Menu "Type"
  • Tampilan layar dengan tema "Dark Version"
CC (14.0)
Mac OS X, Windows 7 atau yang lebih baru
Lucky 7
17 Juni 2013


Format File

Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:
  • .PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
  • .PSB' adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
  • .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe.

Tool

Tool dalam Adobe Photoshop adalah alat yang dapat membantu pengguna dalam mengedit. Adobe Photoshop CS3 memilikit 59 tool yang dapat dipakai oleh pengguna. Tool - tool tersebut terdiri dari berbagai macam tool dengan kegunaan yang spesifik. Beberapa tool - tool yang ada di Photoshop antara lain :
  • Move Tool
  • History Brush Tool
  • Eraser Tool
  • Path Selection Tool
  • Direct Selection tool
  • Pen Tool
  • Shape Tool
  • Brush Tool
  • Audio Annotation Tool
  • Eyedropper Tool
  • Measure Tool
  • Text Tool
  • Hand Tool
  • 3D Object Rotate Tool
  • 3D Rotate Camera Tool

    Photoshop Workspace
Panel-Panel yang terdapat pada Adobe Photoshop CS6

Menu Bar


Merupakan barisan menu yang berisi daftar – daftar perintah untuk mengantur file, layer dan mengelola dokumen, serta perintah untuk member filter dan mengatur tampilan panel, dan masih banyak yang lainnya.Adapun menu yang terdapat di Adobe Photoshop CS6, yaitu File, Edit, Image, Layer, Type, Select, Filter, View, Window, Help.

Panel Control


Meruakan bagian yang berisi sekumpulan tombol atau pilihan yang dapat digunakan untuk melaksanakan suatu perintah tertentu. Perintah – perintah tersebut menyesuaikan dengan tool  yang sedang  kita gunakan atau dipilih di Panel ToolsSebagai contoh, gambar diatas adalah tampilan Panel Control ketika memilih Rectangular Marguee Tools

Panel Tools

Merupakan sejumlah kotak yang berisi  tombol perintah yang digunakan untuk mengelola, mengedit, mengatur objek yan sedang dikerjakan. Panel tools merupakan hal terpenting di photoshop karena paling sering digunakan.


Dock Panel

Merupakan bagian yang menampung panel – panel yang tersedia pada Photoshop, sedangkan fungsi dari panel sendiri adalah untuk mengelola dan memanipulasi objek lebih lanjut secara lebih kompleks dan detail. Setiap panel memiliki fungsi yang berbeda – beda. Biasanya panel yang sering digunakan untuk editing foto adalah Panel Layer, Panel Channels, Panel Color, Panel Adjustments.

Tab Dokumen

Merupakan bagian – bagian yang menampung nama – nama dokumen yang sedang aktif atau digunakan. Setiap kali kita membuat dokumen baru atau membuka file gambar, maka akan


Popular shortcuts


Result Windows macOS
Free Transform Control + T Command + T
Decrease Brush Size [ [
Increase Brush Size ] ]
Decrease Brush Hardness { {
Increase Brush Hardness } }
Default Foreground/Background colors D D
Switch Foreground/Background colors X X
New layer via copy Control + J Command + J
New layer via cut Shift + Control + J Shift + Command + J
Add to a selection Any selection tool + Shift-drag Any selection tool + Shift-drag
Delete brush or swatch Alt-click brush or swatch Option-click brush or swatch
Toggle auto-select with move tool Control-click Command-click
Cancel any modal dialog window (including the Start Workspace) Escape Escape
Select the first edit field of the tool bar Enter Return
Navigate between fields Tab Tab
Navigate between fields in opposite direction Tab + Shift Tab + Shift
Change Cancel to Reset Alt Option

- Copyright © System Information - Date A Live - Powered by Blogger-